Info
|
Profil G+ Profil Facebook Profil twitter profil Youtube rss feed
Berita Unik

Galeri Foto

Video

News

Pro Kontra

Bagaimana tampilan situs ini menurut anda?

Terimakasih atas kunjungannya, Kami minta waktu shobat sebentar untuk kasih penilaian, Apa shobat Suka Desain dan Warna situs ini?

Pro!
Kontra!
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Pentagon Kecolongan: Peretas Rusia Berhasil Bobol Komputer Gedung Putih


Peretas asal Rusia berhasil menyusup ke jaringan komputer Departemen Luar Negeri Amerika Serikat untuk membobol dan mencuri data-data dari sistem komputer Gedung Putih.

Hal ini disampaikan oleh seorang pejabat AS yang mendapatkan informasi soal investigasi pembobolan jaringan Gedung Putih seperti dikutip CNN.com, Rabu (8/3/2015).

Pejabat itu mengatakan bahwa hacker Rusia itu tidak mampu menembus data-data rahasia di Gedung Putih, namun berhasil mencuri data seperti rincian jadwal kunjungan Presiden Barack Obama.

Meski bukan hal yang sensitif dan rahasia, rincian perjalanan yang tidak diumumkan ke publik itu diincar oleh banyak badan intelijen asing.

Gedung Putih mendeteksi penyusupan di sistem komputer tersebut pada Oktober tahun lalu.

Jaringan sempat dimatikan sementara untuk dilakukan peningkatan keamanan sistem.

Menurut pihak FBI, Secret Service dan CIA, serangan kali ini merupakan yang paling canggih terhadap sistem pemerintah AS.

Source : Www.CNN.Com   

Agresi Saudi Terhadap Yaman Memasuki Hari ke-16


IDETIK – Serangan udara Arab Saudi ke Yaman telah memasuki hari keenam belas dengan pesawat tempur Saudi menargetkan lebih banyak lokasi di seluruh negara Arab itu.

Jet tempur Saudi membombardir markas Angkatan Udara Yaman di dekat bandara di ibukota, Sana’a, pada dini hari Jumat (10/4/15).

Laporan mengatakan roket yang ditembakkan dari pesawat tempur pimpinan Saudi juga telah melanda kota pelabuhan Yaman selatan, Aden.

Belum ada laporan mengenai korban dalam agresi Saudi terbaru ini.

Pada hari Kamis, pesawat tempur Saudi menghantam gedung Kementerian Pertahanan Yaman di pusat ibukota, Sana’a.

Pengawal Republik elit di wilayah Bukit Faj Attan di selatan ibukota dan pangkalan Pengawal Republik juga terkena.
Asap mengepul dari gedung setelah serangan udara Saudi di ibukota Yaman, Sana’a, 8 April 2015. (© AFP)


Juga pada Kamis, jet tempur Saudi membombardir sebuah bandara militer di provinsi selatan Shabwa.

Asap mengepul dari gedung setelah serangan udara Saudi di ibukota Yaman, Sanaa, 8 April 2015. (© AFP)
Asap mengepul dari gedung setelah serangan udara Saudi di ibukota Yaman, Sanaa, 8 April 2015. (© AFP)


Serangan udara Arab Saudi datang setelah pejuang Ansarullah berhasil menguasai Ataq, ibukota Shabwa yang kaya minyak, Kamis dini hari.
Serangan udara Arab Saudi terhadap Yaman yang dilakuka sejak 26 Maret tanpa mandat PBB, dalam upaya mereka mengembalikan kekuasaan mantan Presiden Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, sekutu setia Riyadh.

Sejauh ini ratusan orang telah tewas dan ribuan lainnya terluka sejak awal agresi Saudi. Sebagian besar korban serangan dilaporkan adalah perempuan dan anak-anak. (mahdi-news)

Metallica juga Diminta Lobi Jokowi untuk Batalkan Hukuman Mati Bali Nine


IDETIK - Senin kemarin (6/4), Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta baru saja menolak permohonan banding duo terpidana mati 'Bali Nine', Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Permohonan menguji penolakan grasi kedua penyelundup narkoba itu ditolak majelis hakim.

Tim pengacara mengaku tidak akan menyerah dalam mengupayakan pembebasan warga negara Australia itu. Sembari meneruskan upaya hukum terakhir ke Mahkamah Konstitusi, Todung Mulya Lubis selaku ketua tim pengacara Bali Nine akan menggencarkan kampanye pengampunan. Salah satunya meminta grup band Metallica melobi Presiden Joko Widodo. Tawaran itu disampaikan Todung melalui akun twitter-nya.

"Halo @Metallica? Mari berkampanye untuk menyelamatkan nyawa seseorang di Indonesia dari hukuman mati. Mari bernyanyi dan membuat permohonan untuk @joko_wido2," tulisnya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi adalah fans berat Metallica sejak masa mudanya. Jokowi pun pernah terlibat dugaan gratifikasi hanya karena menerima pemberian bas dari personil Metallica, Robert Trujillo sewaktu menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Dalam keterangan tertulis kepada merdeka.com, Todung punya alasan mengapa ngotot memperjuangkan Bali Nine sampai akhir. Dia mengaku berkomitmen pada penegakan hak asasi di Tanah Air. Selain itu, dengan menghapus hukuman mati, maka upaya penyelamatan WNI di luar negeri bisa lebih mudah dilakukan

"Kita meminta WNI yang menghadapi ancaman hukuman mati untuk diampuni, maka kita sepatutnya juga berpikir panjang dalam memberikan hukuman mati."

Selain itu, menghukum mati semua terpidana narkoba menurut Todung berlawanan dengan janji Jokowi selama kampanye pilpres. Ketika itu, di hadapan aktivis HAM, Jokowi berjanji mengungkap dan menuntaskan pelanggaran hak asasi di masa lalu.

"Saya ingin mengingatkan Presiden akan janjinya untuk menjunjung isu HAM di masa kampanye lalu," tandas Todung.
sumber
 

Video Clip