Info
|
Profil G+ Profil Facebook Profil twitter profil Youtube rss feed
Berita Unik

Galeri Foto

Video

News

Pro Kontra

Bagaimana tampilan situs ini menurut anda?

Terimakasih atas kunjungannya, Kami minta waktu shobat sebentar untuk kasih penilaian, Apa shobat Suka Desain dan Warna situs ini?

Pro!
Kontra!
Tampilkan postingan dengan label tehnologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tehnologi. Tampilkan semua postingan

10 Temuan Terbaik Tahun Ini

Teknologi yang selama ini Anda lihat di film-film fiksi ilmiah telah menjadi kenyataan seperti Google Glass, kacamata terkomputerisasi superinteraktif yang sangat canggih. Namun beberapa penemu malah memiliki ide yang lebih unik.

1. Charger ponsel bertenaga air.

Ini benar-benar nyata. Perangkat berisi sodium ini akan mengubah air menjadi hidrogen serta menjadikannya tenaga melalui reaksi kimia. Tak perlu pusing mencari colokan listrik saat ponsel Anda mati. Cukup cari air bersih.

2. Google Glass.

Ini merupakan mimpi jadi nyata bagi para pencinta fiksi ilmiah. Sebuah komputer berprosesor canggih ditanamkan di dalam kacamata dengan lensa berfungsi sebagai monitor. Layar akan aktif saat penggunanya melihat ke arah kanan. 

3. Teman Jogging elektronis.

Tidak ada teman yang menemani saat Anda berlari pagi/sore? Penemu dari Australia mengembangkan teman jogging elektronik yang akan mampu terbang di samping Anda. Sensor kamera di helikopter kecil Joggobot diprogram tetap pada kaos yang digunakan. 

4. Papan catur jarak jauh.

Saat ini Anda bisa bermain catur dengan orang nun jauh di sana melalui internet dan laptop. Tapi sudah mungkin saat ini untuk bermain catur dengan papan catur sesungguhnya, yang bidaknya dapat digerakkan dari jarak jauh. 

5. Printer cokelat 3D.

Inilah perangkat yang paling ditunggu mereka yang suka cokelat. Sebuah tim dari Universitas Exeter mengembangkan printer pertama di dunia yang memungkinkan Anda mendesain cokelat Anda sendiri. Harga mesinnya £2,500 dan mampu mengeluarkan cokelat sesuai instruksi membentuknya sesuai desain yang Anda buat. 

6. Semprotan mabuk.
Kabar baik untuk para alkoholik. Wahh Quantum Sensations ini dapat dengan cepat membuat Anda mabuk, dengan sensasi sama seperti meminum alkohol. Semprotan yang dikembangkan Philippe Starck (Perancis) dan David Edwards (Amerika) ini akan menyemprotkan 0.075ml alkohol sekali tekan. Karena bentuk aerosolnya, alkohol tersebut dapat menyerap cepat. Kabar buruk--dan kabar baiknya pula--efek semprotan ini cuma berlangsung selama beberapa detik.

7. "The eyephone". 

Teknologi layar sentuh bisa jadi sesuatu yang basi, karena teknologi asal Denmark bernama Eye Tribe ini memungkinkan Anda mengendalikan ponsel cerdas atau tablet melalui gerakan mata. Alat ini menggunakan cahaya infra merah yang dipantulkan dari pupil mata ke perangkat. 

8. Awan dalam ruangan.

Menatap awan merupakan kegiatan "nggak penting" tapi menyenangkan. Sayangnya sampai saat ini hal itu hanya bisa dilakukan di luar ruangan. Untung saja, Berndnaut Smilde, dari Belanda, punya cara untuk mengontrol cuaca di dalam ruangan. Dengan mesin asap, dia mengakali temperatur dan intensitas cahaya sehingga terbentuklah awan di dalam ruangan.

9. Sarung tangan untuk orang bisu.

Mahasiswa-mahasiswa di Ukraina mengembangkan sarung tangan dengan sensor elektronik yang dapat mengubah gerakan tangan menjadi audio vokal lewat ponsel cerdas. Perangkat bernama EnableTalk memiliki ongkos produksi sebesar £50, serta siap mengubah hidup 40 juta orang bisu di dunia.

10. Perangkat untuk membungkam orang yang berisik.

Pernah membayangkan remote control yang mampu mendiamkan orang? Berterimakasihlah kepada Kazutaka Kurihara dan Koji Tsukada yang menemukan senjata pembungkam ini. Perangkat ini akan membuat stres otak dan secara instan akan mendiamkan objeknya. Mesin ini bisa bekerja dari jarak 90 kaki. 

Sumber : yahoo.co.id

Simpanse Ini ke Luar Angkasa Lebih Dulu dari Neil Armstrong Cs

Meluncur ke luar angkasa pada 31 Januari 1961, dalam Misi MR-2.

Jauh sebelum Neil Armstrong Cs dan Apollo 11 menorehkan kemenangan Amerika Serikat dalam perlombaan luar angkasa dengan Uni Soviet, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sudah punya bintang. Namanya Ham, dia bukan manusia melainkan seekor simpanse. 

Ham adalah satu dari selusin simpanse yang menjalani pelatihan di AS, demi tujuan mengalahkan Uni Soviet. Ham membuat sejarah sekitar 50 tahun lalu, saat Perang Dingin meluas hingga ke orbit. 

AS memutuskan menggunakan simpanse berusia tiga tahun, Ham -- mirip fungsi burung kenari mendeteksi karbon monoksida di tambang -- untuk mengetahui apakah manusia bisa selamat di luar angkasa.  

Meski akhirnya menjadi simpanse paling tenar, nama Ham tak diungkap hingga misi Januari 1961 dinyatakan sukses. Ham diluncurkan dengan kapsul Mercury yang pada akhirnya membawa Alan Shepherd, orang AS pertama ke orbit. 

Ternyata nama Ham diberikan belakangan saat ia kembali dengan selamat ke Bumi. Itu adalah sebuah singkatan dari Holloman Aerospace Medical Center di pangkalan Angkatan Udara. Simpanse itu dirahasiakan rapat-rapat karena NASA menghindari publikasi buruk. 

Fotografer LIFE magazine, Ralph Morse yang mengabadikan perjalanan ke luar angkasa selama satu dekade masih mengingat sosok Ham, meski 50 tahun telah berlalu. 

"Ia hewan yang sangat bersahabat," kata dia. "Misi itu adalah tugas besar, yang menandai awal-awal keberadaan NASA. Para ilmuwan bekerja keras untuk sesuatu yang belum pernah dilakukan saat itu. 

Meski simpanse pertama yang ke luar angkasa, Ham bukan binatang pertama. Pada tahun 1957, Uni Soviet mengirim seekor anjing bernama Laika ke luar angkasa, namun AS memilih simpanse. Dan, perbedaan dengan anjing yang dikirim oleh Uni Soviet, Ham kembali dengan selamat. 

Ham berasal dari Kamerun, Afrika. Sebelum mendunia sebagai astro-simpanse, ia adalah pusat perhatian di Kebun Binatang Florida. Ham lalu bergabung dalam misi pelatihan di Angkatan Udara.

Di pelatihan itu, para simpanse disiapkan selama tiga tahun. Diajarkan untuk menyelesaikan tugas-tugas sederhana yang merespon perintah yang diberikan dengan cahaya atau suara. 

Salah satunya, mendorong tuas dalam waktu lima detik setelah melihat cahaya biru yang berkelip, simpanse itu berhak mendapatkan imbalan pisang. Sebaliknya, jika salah, kejutan listrik ringan akan dirasakan di telapak kakinya. 

Ham akhirnya yang terpilih di antara simpanse lainnya, roket yang membawanya diluncurkan ke luar angkasa pada 31 Januari 1961, dalam Misi MR-2.

Namun hanya beberapa saat sebelum luncur, terjadi hambatan. Jalur pesawat lebih sederajat dari yang seharusnya, membuat kapsul itu melayang 157 mil di atas Bumi, lebih tinggi dari yang direncanakan yak ni 115 mil. Selama enam menit Ham berada dalam kondisi hampa udara, saat kapsul melesat dengan kecepatan 5.000 mil per jam.Kapsul yang membawa Ham lalu tercebur di Samudera Atlantik, 16 menit, 39 detik setelah peluncuran. Saat kapsul dibuka, Ham selamat. Sebutir Apel dan setengah bagian jeruk diberikan sebagai hadiah.

Ham sama sekali tak terluka, setelah misinya itu ia hidup di Kebun Binatang Nasional Washington selama 17 tahun, dan mati di Kebun Binatang North Carolina di usia 25 tahun. Ia dikuburkan di  New Mexico Museum of Space History, Alamogordo, New Mexico. 
                                                   (viva.co.id, Daily Mail)





Ilmuwan Muslim London Ungkap Rahasia Tidur dan Kematian

detakinfo - Namaku Arthur Alison, seorang profesor yang menjabat Kepala Jurusan Teknik Elektro Universitas London. Sebagai orang eksak, bagiku semua hal bisa dikatakan benar jika masuk akal dan sesuai rasio. Karena itulah, pada awalnya agama bagiku tak lebih dari objek studi. Sampai akhirnya aku menemukan bahwa Al Quran, mampu menjangkau pemikiran manusia. Bahkan lebih dari itu. Maka aku pun memeluk Islam.

Itu bermula saat aku diminta tampil untuk berbicara tentang metode kedokteran spiritual. Undangan itu sampai kepadaku karena selama beberapa tahun, aku mengetuai Kelompok Studi Spiritual dan Psikologis Inggris. Saat itu, aku sebenarnya telah mengenal Islam melalui sejumlah studi tentang agama-agama.

Makalah itu merupakan pembanding atas makalah lain tentang 'Tidur dan Kematian', yang bisa dibilang tafsir medis atas Quran surat Az Zumar ayat 42 yang disampaikan ilmuwan Mesir, Dr. Mohammed Yahya Sharafi.
Fakta-fakta yang dikemukakan Sharafi atas ayat yang artinya, "Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; Maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir," telah membukakan mata hatiku terhadap Islam.

Secara parapsikologis, seperti dijelaskan Al Quran, orang tidur dan orang mati adalah dua fenomena yang sama. Yaitu dimana ruh terpisah dari jasad. Bedanya, pada orang tidur, ruh dengan kekuasaan Allah bisa kembali kepada jasad saat orang itu terjaga. Sedangkan pada orang mati, tidak.
Ayat itu merupakan penjelasan, mengapa setiap orang yang bermimpi sadar dan ingat bahwa ia telah bermimpi. Ia bisa mengingat mimpinya, padahal saat bermimpi ia sedang tidur.

"Bagaimana Al Quran yang diturunkan 15 abad silam, bisa menjelaskan sebuah fenomena yang oleh teori parapsikologis baru bisa dikonsepsikan pada abad ini?" Jawaban atas pertanyaan inilah yang akhirnya meyakinkan aku untuk memeluk Islam. Selepas sesi pemaparan kesimpulan dalam konferensi itu, disaksikan oleh Syekh Jad Al-Haq, Dr. Mohammed Ahmady dan Dr. Mohammed Yahya Sharafi, akupun menyatakan dengan tegas bahwa Islam adalah agama yang nyata benarnya.

Terbukti, isi Al Quran yang merupakan firman Allah pencipta manusia, sesuai dengan fakta-fakta ilmiah. Kemudian dengan yakin, aku melafadzkan dua kalimat syahadat yang sudah sangat fasih kubacakan. Sejak itu aku pun menjadi seorang Muslim dan mengganti namaku menjadi Abdullah Alison.

Walaupun baru pada saat konferensi di Mesir, aku yakin benar bahwa Islam sebuah agama besar yang nyata perbedaannya dengan agama lain. Agama yang paling baik diantara agama-agama lain adalah Islam. Ia cocok dengan hukum alam tentang proses kejadian manusia. Maka hanya Islam-lah yang pantas mengarahkan jalan hidup manusia. Aku merasakan benar, ada sesuatu yang mengontrol alam ini. Dia itulah Sang Kreator, Allah Swt. Dari pengalaman bagaimana aku mengenal dan masuk Islam, aku pikir pendekatan ilmiah Al Quran bisa menjadi sarana efektif untuk mendakwahkan Islam di Barat yang sangat rasional itu.
Sumber : viva forum 


 

Video Clip